Rhema Hari Ini

Minggu, 22 Mei 2016

Tenanglah....Jangan Panik

Matius 8: 23-27. Manusia memiliki begitu banyak kekhawatiran dalam hidupnya. khawatir tentang pekerjaan, keuangan, masa depan, dan lain-lain. Seharusnya jika seseorang sudah mengenal dan memiliki Yesus dalam hidupnya maka ia tidak perlu merasa khawatir lagi. dalam bacaan ini orang-orang tahu bahwa Yesus ada bersama mereka di perahu yang sama. Namun mereka panik, ketakutan serta kebingungan.
kita sama dengan orang-orang yang berada di bagian ini. Kita tahu Yesus dan kita hidup dengan Yesus, tapi panik dan takut membuat kita lupa bahwa Yesus mampu memberikan banyak solusi dan jalan keluar. Karena panik dan khawatir kita lupa bahwa Yesus selalu bersama kita dan kita lupa tentang kuasqa Tuhan Yesus . Rasa Panik membuat orang tidak bisa duduk dan berpikir dengan tenang, membuat kita berada dalam ketakutan. Panic tidak bisa membuat orang mengambil keputusan yang tepat. Saya dulunya seperti itu.  kepanikan yang berlebihan membuat saya selalu salah dalam mengambil keputusan. Tapi saya belajar dan belajar untuk mengetahui dan mengenali pribadi Yesus dan Alkitab mengajarkan saya banyak untuk menyerah dan tidak panik. Alkitab mengajarkan saya untuk tetap tenang, tidak panik sehingga saya bisa berdoa kepada Tuhan untuk mengatasi ketakutan dan panik dan percaya bahwa Tuhan memiliki jalan keluar bagi saya. Di mana seperti yang Anda harapkan bantuan Tuhan, itu tergantung pada iman Anda. Tetap berdoa, dan memiliki iman yang teguh karena Allah ingin melihat iman kita terhadap-Nya. Jadi jangan khawatir n terus berdoa. Sebab semakin besar ketakutanmu, makin kecillah imanmu, senakin besar imanmu maka semakin kecillah ketakutanmu. Matius 06:25. GOD BLESS u all


Jumat, 22 April 2016

Bertumbuh didalam Tuhan



Saya membeli banyak bunga mawar. Teman saya bilang dia juga membeli bunga mawar tetapi pada saat bunganya sudah layu tanamannya sudah tidak mau berbunga lagi. Namun tanaman saya terus berbunga. Kuncinya disiram 2x sehari pagi dan sore dengan volume air yang pas. Ga terlalu berlebihan. Teman saya juga menyiraminya 2x sehari namun tetap tidak mengeluarkan bunga yang baru. Saya sangat rajin menggunting bunga dan daun yang sudah menguning dan layu. Itulah yang menyebabkan tanaman rose saya semakin subur dan terus berkembang. Saya juga melihat ada beberapa ekor lalat dan lebah kadang-kadang hinggap pada tanaman saya. Saya membiarkannya karena bantuan lalat dan lebah tanaman saya dapat berbunga dan terus berbunga. Lalu saya merenungkan kehidupan kita sebagai manusia. Saya teringat alkitab selalu memberi perumpamaan mengenai pohon anggur. Pohon anggur juga demikian, semakin dibersihkan dan semakin sering di gunting ranting-rantingnya yang layu maka pohon anggurpun semakin berbuah lebat. Itulah sebabnya alkitab selalu memakai perumpamaan dari pohon anggur. Kitapun harus disiram 2x sehari dengan Firman Tuhan. Membaca alkitab 2x sehari dapat membuat rohani kita semakin bertumbuh subur, semakin hidup. Tanaman ditebang atau di gunting ranting dan daunnya yang telah layu juga sama seperti kita, sudah baca firman (disiram seperti tanaman) maka nafsu kedagingan kitapun harus dibuang (sama seperti ranting dan daun yang harus digunting dan dibuang). Lalat dan lebah bagi kita adalah pemandangan yang kurang baik namun dibutuhkan oleh tanaman agar dia dapat bertunas. Nah, orang-orang disekitar kita bagaikan lalat dan lebah. Ada yang mengusik dan menyakiti kita tetapi kita perlu orang-orang seperti itu untuk membantu kita menjalani "proses". Sebab seorang atlit tidak akan pernah memegang sebuah medali tanpa sebuah "proses" pelatihan. Kita ada dibumi bukan tanpa suatu tujuan dari Tuhan. Kita mengalami proses supaya kita dapat menjadi murni seperti sebuah permata. Jadi apapun yang kita alami, jalani saja dengan mengucap syukur sbab Tuhan melihat dan akan campur tangan disetiap aspek kehidupan. Tuhan tidak akan membiarkan kita jatuh tergeletak dan tidak bisa bangun lagi. Kita diijinkan jatuh namun tidak tergeletak. Kita diijinkan jatuh tapi kita masih bisa bangkit. Semangat pagi dan Tuhan Yesus membetkati